2019 Kehilangan Api (Instastory NKCTHI) : Pembakar , Tujuan dan Target

by - 16.40





2019 ini hampir kehilangan api (instastory nanti kita cerita tentang hari ini).
Api untuk membakar semangat dalam mencapai tujuan dan target Resolusi tahun baru.
Fase dimana kita berfikir untuk istirahat, berhenti atau berjuang lebih keras?
Saya percaya, semua teman-teman pasti pernah ada di fase ini. Fase dimana entah lelah dengan keadaan, lelah dengan kenangan dan lelah lelah yang lain.
Beberapa minggu ini saya sedang dalam fase itu, rasanya seperti kehilangan api tidak bersemangat dalam hal apapun.



Dimulai akhir tahun 2018, biasanya tahun-tahun sebelumnya saya selalu semangat untuk membuat resolusi tahun baru. Saya catat semua target dan keinginan yang ingin saya capai ditahun depan. Dari mulai keinginan untuk membeli benda, masalah kuliah dan usaha kecil-kecilan. Tapi nyatanya akhir tahun 2018 ini saya mencoret semua daftar resolusi saya untuk tahun 2019. Mencoret? Iyaa jadi sebenarnya saya sudah membuat resolusi untuk tahun 2019, tentang karir dan usaha saya. Namun entah apa yang membuat saya yang akhirnya mencoret resolusi itu, entah ego saya atau fikiran saya yang sedang terganggu.



2018 adalah tahun-tahun yang cukup menyenangkan dan juga termasuk berat. Karena selain saya lulus kuliah saya juga dihadapkan dengan dunia kerja. Yaa itu semua adalah salah satu target saya di 2017. Alhamdulillah tercapai. Namun ketika saya membuat resolusi 2019 , rasanya saya merasa kelelahan dan berfiir ingin seperti air aja let it flow berjalan apa adanya atau lebih tepatnya tidak ingin muluk muluk. ketika flash back di tahun 2018 saya merasa kelelahan untuk mengejar target-target itu, entahlah rasanya lelah saja.  Saya ingin bebas dari beban-beban dan target yang terus membuat saya berlari. Pokoknya saya ingin berhenti membicarakan resolusi dan mimpi, dan saya Cuma berharap didepan sana mendapat kejutan-kejutan yang lebih baik tanpa target yang sudah saya tentukan.



Hahaha kenyataannya saya salah. Tidak seharusnya saya menghapus semua resolusi yang sudah saya buat. Tidak seharusnya saya hanya mengandalkan kejutan-kejutan yang akan datang tanpa saya tahu tujuan dan impian saya. Tidak seharusnya!
Diawal tahun hingga akhir bulan januari rasanya saya seperti kehilangan diri saya yang dulu . saya kehilangan api dan semangat. Saya sempat bertanya, ada apa dengan diri ini. Saya selalu merenungkannya di kamar kostan dan selalu berfikir apa yang salah dengan saya?
Hingga pada akhirnya ketika saya membuka story dari “nanti kita cerita tentang hari ini” tulisan itu seperti peringatan untuk saya. Saya membacanya berulang-berulang kali. Di story itu membahas tentang impian dan tujuan atau api yang dibutuhkan untuk membakar apa tujuan kita.  Api itu sangat penting, rasanya kehilangan api seperti kehilangan hasrat untuk hidup .



So, jadi sebenarnya ketika kita merasa lelah dengan semua target dan impian kita yang belum tercapai atau kita sudah ditengah jalan untuk mencapainya sebaikya kita jangan pernah untuk berhenti , jangan pernah! Menurut saya kita hanya perlu istirahat sebentar saja, iyaa istirahat! Karena ketika kita berhenti rasanya seperti sia-sia dan lihatlaa sudah sejauh mana kita berjalan untuk mencapai mimpi kita atau tujuan kita.



Untuk yang tidak punya tujuan atau mimpi, minimal kalian harus memulainya dengan hal kecil atau seperti dimulai dengan keinginan untuk memiliki benda. Setelah itu bisa disusul dengan hal-hal lain, mungkin ingin memberangkatan orang tua ke tanah suci. Percayalah dengan kita mempunyai target dan mimpi hidup kita akan lebih hidup, tidak madesu yang flat flat aja gitu. So, Start from now!
2019 ini hampir kehilangan api (instastory nanti kita cerita tentang hari ini).
Api untuk membakar semangat dalam mencapai tujuan dan target Resolusi tahun baru.
Fase dimana kita berfikir untuk istirahat, berhenti atau berjuang lebih keras?
Saya percaya, semua teman-teman pasti pernah ada di fase ini. Fase dimana entah lelah dengan keadaan, lelah dengan kenangan dan lelah lelah yang lain.
Beberapa minggu ini saya sedang dalam fase itu, rasanya seperti kehilangan api tidak bersemangat dalam hal apapun.



Dimulai akhir tahun 2018, biasanya tahun-tahun sebelumnya saya selalu semangat untuk membuat resolusi tahun baru. Saya catat semua target dan keinginan yang ingin saya capai ditahun depan. Dari mulai keinginan untuk membeli benda, masalah kuliah dan usaha kecil-kecilan. Tapi nyatanya akhir tahun 2018 ini saya mencoret semua daftar resolusi saya untuk tahun 2019. Mencoret? Iyaa jadi sebenarnya saya sudah membuat resolusi untuk tahun 2019, tentang karir dan usaha saya. Namun entah apa yang membuat saya yang akhirnya mencoret resolusi itu, entah ego saya atau fikiran saya yang sedang terganggu.



2018 adalah tahun-tahun yang cukup menyenangkan dan juga termasuk berat. Karena selain saya lulus kuliah saya juga dihadapkan dengan dunia kerja. Yaa itu semua adalah salah satu target saya di 2017. Alhamdulillah tercapai. Namun ketika saya membuat resolusi 2019 , rasanya saya merasa kelelahan dan berfiir ingin seperti air aja let it flow berjalan apa adanya atau lebih tepatnya tidak ingin muluk muluk. ketika flash back di tahun 2018 saya merasa kelelahan untuk mengejar target-target itu, entahlah rasanya lelah saja.  Saya ingin bebas dari beban-beban dan target yang terus membuat saya berlari. Pokoknya saya ingin berhenti membicarakan resolusi dan mimpi, dan saya Cuma berharap didepan sana mendapat kejutan-kejutan yang lebih baik tanpa target yang sudah saya tentukan.



Hahaha kenyataannya saya salah. Tidak seharusnya saya menghapus semua resolusi yang sudah saya buat. Tidak seharusnya saya hanya mengandalkan kejutan-kejutan yang akan datang tanpa saya tahu tujuan dan impian saya. Tidak seharusnya!
Diawal tahun hingga akhir bulan januari rasanya saya seperti kehilangan diri saya yang dulu . saya kehilangan api dan semangat. Saya sempat bertanya, ada apa dengan diri ini. Saya selalu merenungkannya di kamar kostan dan selalu berfikir apa yang salah dengan saya?
Hingga pada akhirnya ketika saya membuka story dari “nanti kita cerita tentang hari ini” tulisan itu seperti peringatan untuk saya. Saya membacanya berulang-berulang kali. Di story itu membahas tentang impian dan tujuan atau api yang dibutuhkan untuk membakar apa tujuan kita.  Api itu sangat penting, rasanya kehilangan api seperti kehilangan hasrat untuk hidup .



So, jadi sebenarnya ketika kita merasa lelah dengan semua target dan impian kita yang belum tercapai atau kita sudah ditengah jalan untuk mencapainya sebaikya kita jangan pernah untuk berhenti , jangan pernah! Menurut saya kita hanya perlu istirahat sebentar saja, iyaa istirahat! Karena ketika kita berhenti rasanya seperti sia-sia dan lihatlaa sudah sejauh mana kita berjalan untuk mencapai mimpi kita atau tujuan kita.



Untuk yang tidak punya tujuan atau mimpi, minimal kalian harus memulainya dengan hal kecil atau seperti dimulai dengan keinginan untuk memiliki benda. Setelah itu bisa disusul dengan hal-hal lain, mungkin ingin memberangkatan orang tua ke tanah suci. Percayalah dengan kita mempunyai target dan mimpi hidup kita akan lebih hidup, tidak madesu yang flat flat aja gitu. So, Start from now!

You May Also Like

0 comments

Get in Touch