6 Tips untuk tetap Produktif bagi Graphic Designer

by - 14.17

1. Be a morning person 

(coba datang pagi, disaat energi lagi tinggi)



Datang lebih pagi akan membuat kita mempunyai waktu "lebih banyak". Misalnya datang jam 8, di jam 10 nya bisa dapet baca beberapa artikel atau 1 bab buku. atau mungkin bisa langsung mulai nyicil kerjaan sebelum daily standu mulai.
Energi nya juga masih kenceng, biasanya kalo habis makan siang energi mulai kendor . Nah tapi karena kalo datang pagi udah dapat sesuatu, jadinya ke-cover.



Untuk reading, cobain aja baca yang diluar topik desain supaya dapat sudut pandang baru, misalnya tentang "human behaviour towards digital decision".



Dengan kita datang pagi juga, kita akan cenderung tidak begadang pada malem harinya. Banyak penelitian yang membuktikan dampak buruk begadang terhadap kesehatan dan life span. 



2. Daily To-Do List

(Enam rencana "top-priority" setiap hari)



"Fail to plan is planning to fail". Di dunia yang sangat penuh dengan distraksi ini, kita butuh banget untuk fokus dan organized.



Salah satu triknya adalah dengan membuat plan setiap hari. Banyak "productivvity expert" yang nyaranin untuk membuat daily to-dos. Rule of thumbnya, ikin maksimal 6 list hal yang kita mau kerjain di hari itu. Pilih yang paling mempunyai dampak besar di kerjaan atau bahkan mungkin dikehidupan kita yang short/ long term.



Lebih baik tulis list itu pas malam sebelum tidur, jadi besoknya ita udah terarah harus ngapain aja seharian itu. Yang paling penting juga, kita harus commit ke diri sendiri dan bertekad untuk selalu centang (get it done) 6 list itu setiap hari.



3. Meeting

Avoid Soul-sucking Meeting (Karena waktu terlalu berharga untuk dibuang-buang)




Pernah hadir di meeting yang sebetulnya tidak perlu di-meeting-in? Atau meeting yang dragging bahas muter-muter ga kelar-kelar? atau bahkan meeting yang ga jelas aa yang dibahas?



Ada baiknya hindari meeting-meeting yang seperti itu, be brave to say no. Setiap kali mau bikin meeting, leih baik tanya diri sendiri dulu "sebenernya perlu ga sih meeting itu? Bisa via email/chat aja ga sih?"



Nah kalo diundang meeting, tanya dulu agendanya. Kalo misalnya ga relevan, yaa gausah ikut aja. Kalaupun ikut, sambil bawa laptop juga bisa, jadi bisa sambil kerja.



Dan yang penting juga, selalu make sure setelah meeting ada MoM nya (Minutes of Meeting) dan action itemsnya. Productivity for the win!



4. Do Your Hobbies

(Karena hobi bisa memangkitkan selera)


Coba lakuin hoi yang ga releted sama kerjaan tapi bisa ngebantu temen-temen kreati f dan membunuh kebosanan. contohnya, hobi main kamera & hunting foto.




Saat hunting, kita akan jalan-jalan keluar dari rutinitas, otomatis refreshing otak. kita akan memperhatikan objek yang pada umumnya ga kita perhatiin sehari-hari, dan nyari sudut pandang yang berbeda dari biasanya. Konsep ini membantu pas butuh inspirasi mengerjakan suatu project, jadi lebih kritis sama hal-hal yang kadang suka luput.




kita jadi bisa mempelajari komposisi, point of interest, komposisi object-nya ketika difoto menarik apa engga. Ini membantu ketika layouting pas lagi ngerjain desain.





just go out, karena inspirasi adanya diluar sana.




5. Do Sports!

(Gerakkan badanmu ke kiri dan ke kanan)



Olahraga mempunyai banyak sekali pengaruhnya sama produktivitas kerja. Sudah banyak penelitian yang membuktikan itu, bisalah ya dicek di internet.



Pikiran lebih fresh, energi lebih banyak, dan somehow mindset ita akan jauh lebih positif dibandingkan yang ngga olahraga.



"sayakan designer, ngapain cape-cape exercise, yang penting kerjaan saya kelar!". 
Iya sih bener, tapi kalo badan lemes, gampang sakit, ga seger dan passionate, apa iya output kerjaan kita bakal maksimal? hmm kurasa tidak.



Dan juga, designer sekarang musti lebih sering socialize alias "ngeb*co*" sama bermacam orang. Dengan badan yang fit dan pikiran fresh, kita akan lebih confident ketemu & kerja bareng orang lain.



6. Come on Time, Go on Time

(Datang ga telat, pulang ga telat)



Kadang dengan menjadi teratur, kita bisa jadi leih produktif. satu habit yang bisa dicoba adalah datang kerja tepat waktu, pulang juga tepat waktu.



Kalo kita punya jadwal teratur, most likely keseharian kita juga jadi teratur. Kita jadi bisa prediksi banyak ha: kapan sampe rumah, kapan waktunya bisa ngerjain sidejob, kapan bisa hangout,dst. 

Kita juga jadi bisa prediksi kapan bisa kelarin suatu project, arena jadwal kita sudah pakem dan teralokasi.



Lagipula, hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan kerja doang. Lock waktu untuk ibadah, keluarga, istirahat & kehidupan sosial berbangsa bertanah air. 






source  : dunia dalam desain



You May Also Like

0 comments

Get in Touch